BBBBRRRR............rrrrrrrr

BBBBRRRR............rrrrrrrr

serita lucu bareng temen2

CILUBA cerita lucu bersama

ini cerita lucu, aneh, dan unik yang aku alami bersama teman-temanku di kampus tercinta kami

Cari Blog Ini

Senin, 01 Februari 2010

Hari yang aneh…(masak Sih!!!....)

Awal semester II, ketika itu ada tes untuk masuk kelas intensif bahasa Inggris. kelas tes aku dan Umi berbeda dan juga teman-teman ku yang lain, di kelas itu hanya ada Iin (teman yang satu kelas kuliah denganku). Para pengawas membagikan lembar jawab terlebih dahulu untuk diisi identitas masing-masing, kemudian disusul dengan pembagian soal. Ketika aku lihat soal yang harus dikerjakan saat itu, jeeeng…jeeng…!!! Aku kaget minta ampun kurang lebih ada 100 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 90 menit.
Aku berharap saat itu aku bisa melakukan telepati batin dengan Umi, ya…maklumlah dari teman-teman ku yang lain hanya Umi yang mahir dengan bahasa Inggris. saat aku diam sejenak untuk memulainya ( melakukan telepati) tapi ternyata gak bisa juga (mungkin Umi bingung juga kali ya…). Ya…udah akhirnya dengan amat sangat berat aku jawab soal-soal yang berada didepan ku saat itu. Sebenarnya banyak cara juga yang aku tempuh, mulai tanya ke Iin, tanya ke teman di bangku depan tanya teman di samping kanan-kiriku ( karena aku duduk paling belakang jadi gak mungkin tanya dibelakangku…). Bahkan aku berinisiatif untuk Tanya dosen pengawas he..he…tapi aku urungkan niat itu.
Walaupun seperti itu tapi aku gak bodoh-bodoh juga kok, nyatanya sudah hampir satu jam, aku juga sudah menyelesaikan 40 soal hebatkan…!!!! (bego namanya….). menit demi menit berlalu tapi aku hanya bertambah beberapa soal saja yang aku jawab. Ketika kami sedang konsen, dosen pengawas bilang “ hati-hati mengerjakan, teliti siapa tahu kalian bisa masuk kelas yang tinggi, kelas A misalnya”, tiba-tiba saja aku ingat kalau sebelum tes ini, aku dan teman-teman (anak-anak IU3), sempat membahasnya terutama Rexa,Umi dan Hendara yang memang ketiga anak ini yang menonjol di bahasa Inggris. mereka bertaruh untuk bisa masuk kelas tertinggi (kelas A), teman-teman yang lain terutama aku yang alus-alus aja dalam bahasa Inggris cuma diem aja melihat mereka bertiga berdebat.
Kembali lagi dalam situasiku, waktu sudah kurang 15 menit lagi dan bisa di bayangkan, jawabanku tidak jauh bertambah masih tetap di lingkup soal nomor 40. Kelas mulai rebut, aku pikir cuma aku yang bingung tapi ternyata tidak. Saat teman disampingku tanya, “Rul kamu sudah selesai belum? Aku jawab dengan lemas “belum, masih banyak yang belum aku jawab, susah-susah soalnya, kamu sudah?” tanyaku. Dia bilang “sudah dong!! Dari tadi kali….” Heh!!! Aku kaget banget, selama ini yang aku tahu dia itu biasa-biasa aja anaknya dengan materi bahasa Inggris kenapa bisa sejenius ini!, padahal anak yang pinter dikelas tes waktu itu saja belum selesai. Kemudian aku tanya dia “ kok bisa kamu pinter banget!!”
“iya Rul kan aku gak lihat soalnya langsung saja aku silang yang kelihatannya nyambung dengan soal, gitu…”
aku yang langsung paham sikon seperti itu “oo… gitu?!, ide bagus tuh, ya udah aku ikut kamu aja “ kataku yang tanpa banyak basa-basi, aku mulai menyilangi jawaban yang kelihatan nyambung dengan soal. Dan hasilnya, TARRA!!!…..aku dapat menyelesaikan hampir 60 soal dalam waktu hanya 15 menit, JENIUSKAN!!!, (mungkin Einsten aja kalah).
Dan beberapa hari kemudian, pengumumanpun keluar. Anak-anak berebut melihat hasil pembagian kelas Intensif Bahasa Inggris, termasuk Umi,Rexa dan Hendra. Kalau aku sih…biasa-biasa aja ( karena udah tahu prosesnya dan pasti hasilnya juga gak jauh beda he…he…). Umi sibuk nyariin namanya, dia mulai dari kelas yang paling tinggi, tapi ternyata gak ada di jadwal hari pertama ( kelas A-I dijadwal hari pertama, Senin dan Rabu dan kelas J-T di hari kedua, Selasa dan Kamis). Dan akhirnya dia lihat namanya masuk di kelas K.
“lho…aku kok masuk kelas K sih!!! Padahal udah yakin bener dengan jawabanku” kata Umi.
“ udah lah Um, ya itu memang hasilnya, mungkin aja kalau kamu dikelas K kamu bisa jadi yang paling pinter iya gak!!!?” kataku.
“ Rul, kamu kok santai-santai aja sih? Tanyanya.
Lalu aku ceritakan keadaanku waktu tes kemarin, Umi langsung tertawa ketika dengar ceritaku dan kemudian dia ceritain ke temen-temen yang kebetulan juga ada disitu. Ya… sudah dapat diduga yang lain juga ikut tertawa.

“ya udah gimana kalau sekarang Nurul cari kelasnya” kata Rexa
aku kemudian mencari kelasku, aku mulai dari kelas paling bontot, kelas T. tapi ternyata gak ada, kemudian aku lanjut ke kolom kelas yang lain tapi gak ada juga, pembagian di kelas pertama terlewati. Karena panik aku juga nyuruh temen-temen yang lain bantuin aku nyariin namaku, takutnya jawabanku salah semua dan aku tidak dapat kelas , repotkan??!!! Saat aku cari dipembagian hari pertama ternyata aku menemukan namaku, aku tersangkut di kelas C, karena aku gak percaya, aku lihat nomor mahasiswanya tapi ternyata benar itu nomorku.
“ ye….lihat, aku masuk kelas C….” kataku kegirangan.
Anak-anak yang lain lebih kaget lagi, dan bahkan gak percaya, kok bisa ada kejadian ajaib kaya gitu???
“wah..keren Rul, kalau gitu aku ikut madzabmu saja Rul” kata Umi
“hebat…hebat…gila!!! Gak lihat soal aja bisa kaya gini, apa lagi lihat soal coba?!!!” kata Rexa.
Disamping teman-teman sibuk membahas keajaibanku, aku cuma senyum-senyum.
Dalam hatiku berkata mungkinkah aku sijenius yang tak terlihat…
(tapi itu gak mungkin, karena itu adalah satu dari kebetulan-kebetulan yang aku alami)

dan hari itu adalah hari yang aneh dan menyenangkan buat aku, tapi tidak akan seaneh dan semenyenangkan tanpa mereka,
tanpa teman-temanku………………………………………………………